Sabtu, 21 Mei 2011

laporan SO


LAPORAN PRAKTIKUM
SISTEM OPERSI
MODUL 1 DAN 2



 
















Di Susun Oleh :







Disusun Oleh :
Agant Zandria
105410212


LABORATORIUM TERPADU

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AKAKOM
YOGYAKARTA
MARET 2011



PERTEMUAN KE-1
PERINTAH DASAR SISITEM OPERASI LINUX


TUJUAN
1.      Menggunakan perintah-perintah dasar u8ntuk informasi user
2.      Menggenal format instruksi pada sistem operasi Linux
3.      Menggunakan perintah-perintah dasar dan utilitas dasar pada operasi Linux

A.   PEMBAHASAN
            Pertemuan pertama ini membahas tentang linuk, linuk termasuk sistem operasi yang menjalankan suatu program untuk memprogram suatu sistem. Linux mempunyai nama login atau user account yang sebelumnya harus di daftarkan pada administrator dan juga di batasi pengguna huruf yang maksimumya delapan karakter memakai huruf kecil. Danlionuk itu terdiri dari: LOGIN(Masuk),SELL(proses),LOGOUT(keluar).
Sisitem file pada linux menyeru[pai perpohonan (tree)yaitu yang di mulai dari root, kemudian direktori dan sub dorektori.sisitem file pada linux diatur secara hirarkikal yaitu di mulai dari root dengan symbol “/”.
Kita dapat menciptakan file direktori yang di mulai dari root ke bawah. Direktori dapat berisi file dan file khusus ,yang berisi nama file.secara lagika, direktori dapat berisi file dan direktori lagi (disebuit juga subdirektori).

format perintah Linux
intruksi standar Linux mempunyai format sebagai berikut :
$  NamaInstruksi [pilihan] [argument]
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda –(minus). Argument dengan dapat kosong satu atau beberapa argumen ( parameter )
Contoh nya
$ Is                              tampa argumen
$ Is –a                         option adalah –a =all,tampa arguman
$ Is  /bin                      tampa option,argument adalah /bin
$ Is  /bin  /etc  /usr     ada 3 argumen 
$ Is  -1  /usr                1 option dan 1 argumen I= long
$ Is  -1a  /bin  /etc       2 option –I= dan –a dan argumen

Manual
Linux menyediakan manual.beberapa kinci keyboard yang pentiang dalam menggunakan manual adalah :
Q                                 utnuk keluar dari program man
<Enter >                     ke bawah,baria per barias
<Space>                      ke babawah perhalaman
b                                  kembali ke atas 1 halaman
n                                  menerus kan pencarian string sebelum nya

Direktori standar
Setelah proses instalasi selesai. Linux akan menciptakan sistem file yang baku atau standar, yang terdiri atas direktori sebagai berikut :


 













PELAKSANAAN PRAKTIKUM DAN PENJELASAN HASIL PRAKTIKUM

1. Proses login
Yaitu proses untuk masuk ke server student masing-masing, yaitu dengan menggunakan perintah ssh [user id]@serverstudent. Ssh sendiri artinya adalah serverstudent host.
2. Melihat identitas
Yaitu dengan menggunakan perintah ~$ id. Yaitu identity
3. Melihat kalender
Dengan menggunakan perintah cal 30 2011 yaitu untuk melihat kalender hanya bulan maret saja. Untuk melihat kalender 1 tahun menggunakan perintah cal y yaitu calendar year. Sedangkan untuk melihat jam kita menggunakan perintah date, maka akan muncul hari bulan tanggal jam dan tahun pada saat itu.
4. Melihat identitas mesin secara keseluruhan
Dengan menggunakan hostname untuk melihat tempat kita praktikum, uname adalah perintah untuk mengetahui operation system yang kita pakai
5. Perintah yang deskripsinya menggunakan kata kunci date
Adalah apropos date yaitu melihat deskripsi secara keseluruhan.
6. Mencari perintah yang tepat sama dengan kata kunci
Yaitu dengan menggunakan whatis date yaitu perintah untuk melakukan penampilan date and time atau mengeditnya
7. Melihat isi file atau direktori
Yaitu dengan menggunakan perintah ls hasilnya akan terlihat direktori tanpa argument. Untuk melihat keseluruhan direktori maka kita cukup menambahkan ls –a atau –l. kalau –a semua direktori sampai yang tersembunyi(all) sedang –l yaitu long secara lengkap. Untuk menampilkan isinya kita cukup mengetik ls/ yaitu melihat isi dari direktori
8. Mengkopi direktori atau file
Dengan menggunakan perintah cp yaitu copy. Sedang mengkopy ke direktori kita menggunakan mkdir praktik. Yaitu kita akan mengkopy direktori praktik. Untuk menghapus direktri atau file kita menggunakan perintah rmdir yaitu remove direktori.




PERTEMUAN KE – 2

MENGENAL EDITOR vi


Tujuan
            Menggunakan text editor vi, dan mengerti setiap kunci yang ada dalam text editor vi
  Pembahasan
        Editor VI merupakan editor berbasis layar yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX. Berbasis layar berarti teks yang akan disunting ditampilkan dalam sebuah layar dan pemakai dapat menggerakkan kursor pada bagian layar yang ingin diperbaiki.
Jika kita menggunakan editor VI untuk pertama kalinya, mungkin kita akan mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan karena perintah-perintah pada editor VI harus dihafalkan. Pada editor VI tidak terdapat menu-menu seperti pada editor PICO.  
   Vi merupakan full screen editor,artinya editor tersebut dapat di manafaat kan fasilitas satu layar penuh. Pada vi terdapat dua modus (mode) operasi yaitu:
1.      Command line, mengintesprestasikan input sebagai perintah/instruksi untuk di eksekusi oleh editor .
2.      Editing , mengintesprestasikan input sebagai text yang ka di masuskan ke dalam buffer editor
                    Pada awal vi di jalankan,maka program kan memasuki mode command line denghan menekkan tombol <I> atau tombol <INSERT> maka kan memeasuki mode editing. Tombol <ESC>di pakai unuk kembali ke mode command line.
Berikut ini adalah table kunci-kunci dalam text editor vi
Kunci
Keterangan nya
H
Kursor pindah ke kiri satu karakter
1
Kursor pindah ke kanan satu karakter
K
Kursor pindah ke atas
J
Kursor pindah ke bawah


0






Tekan
<ESC>
Untuk kelar dari modus ini
 
Menyisipkan text satu baris dibawah posisi kursor
I
Menyisipkan text satu baris dkiri posisi kursor
A
Menyisipkan text satu baris kanan posisi kursor
0
<shirft>
<0>

Menyisipkan text satu baris di atas posisi kursor
I
<shirft>
<I>

Menyisipkan text satu baris di awal posisi baris
A
<shirft>
<A>

Menyisipkan text satu baris di akhir posisi baris


X
Menghapus 1 huruf di sebelah kanan posisi kursor
Dw
Menghapus 1 kata di sebelah kanan posisi kursor
Dd
Menghapus 1 baris di sebelah kanan posisi kursor


Yy
Mengkopi 1 baris kalimat
2yy
Mengkopi 2 baris kalimat
P
Menampilkan  baris kalimat yang sidah dikopi dengan kunci yy


Cw
Mengganti 1 karakter yang telah ada di sebelah kanan posisi kursor dengan karakter yang kita inginkan
Cc
Mengganti 1 baris yang telah ada di sebelah kanan posisi kursor dengan karakter yang kita inginkan
<ctrl+b>
Mundur 1 layar
<ctrl+f>
Maju 1 layar
<ctrl+d>
Maju setengah layar
B
Menggerakakn kursor kekiri satu layar
W
Menggerakakn kursor kekanan satu layar
^
Kursor menuju ke awal baris
$
Kursor menuju ke akhir  baris
U
Membatalkan perintah yang terakhir kali
Membatalkan seluruh perubahan text dalam 1 baris terkhir kali


: !
Keluar smentara dari editor vi
: wq
Menyimpan berkas dan keluar (write quit )dari vi
: q!
Kelaur dari vi tanpa melakukan penyimpanan
: se all
Menampilkan semua pilihan set status
: se nu
Menampilkan nomer baris pada berkas di sisi kiri layar


/string
Mencari string kea rah depan dari posisi kursor
?string
Mencari string kea rah belakang  dari posisi kursor
N
Meneruskan pencarian untuk arah yang sama
N
Meneruskan pencarian untuk arah yang bebeda 




. Memulai Editor VI
            Dengan menggunakan editor VI, kita dapat membuat file baru atau menyunting file yang sudah ada. Perintah untuk memulai editor VI adalah “vi nama_file”. Bila nama_file merupakan file yang sudah ada, pada bagian bawah layar akan ditampilkan jumlah baris dan jumlah karakter pada file tersebut. Bila nama_file merupakan file baru, pada bagian bawah layar akan ditampilkan keterangan bahwa file tersebut adalah file baru.
. Keluar Dari Editor VI
            Untuk keluar dari editor VI, ada beberapa perintah yang dapat digunakan. Semua perintah ini harus dimasukkan dari modus perintah.

Tabel 1. Perintah-perintah untuk keluar dari editor VI.
Perintah
Keterangan
:q [Enter]
Keluar dari editor VI, hanya jika tidak ada modifikasi pada file.
ZZ
Menyimpan ke file dan keluar dari editor VI
:wq [Enter]
Sama seperti ZZ
:x [Enter]
Sama seperti ZZ
:q! [Enter]
Keluar dari editor VI tanpa harus menyimpan ke file

            Untuk menyimpan ke file tanpa keluar dari editor VI, gunakan perintah :w [Enter].

PELAKSANAAN PRAKTIKUM DAN PENJELASAN HASIL PRAKTIKUM

1. Membuat dan mengaktifkan direktori
Yaitu dengan menggunaka perintah mkdir yaitu make direktori kemudian kita melakukan perintah cd yaitu mengkopy direktori yang tadi kita buat
2. Membuat dan menampilkan file .txt dengan editor vi
perintah cat latihan.txt. untuk mengedit file cat laihan kti gunakan 0=> maka akan terbentuk baris baru di baris sebelum kursor. Kalau kita menginginkankan baris setelah kursor dengan menggunakan perintah o=>.
3. Mengubah dan mengedit text yng ada di editor vi
Yaitu sama halnya dengan find and replace dengan menggunakan perintah $S/[kata yang ingin kita replace]/[kata penggantinya]/g.
4. Perintah menghapus
Ada banyak perintah untuk menghapus yaitu dd==> untuk menghapus baris, d2d==> menghapus 2 baris, dw==> untuk menghapus kata yaiti delete words. X==> menghpus karakter dan u yang berarti undo untuk mengembalikan.
5. Mengganti dan menghapus dengan perintah
Sama halnya dengan editor vi bedanya perintah ini melakukan find and replace sampai baris terahir untuk kata yang kita pilih. Yaitu menggunakan perintah $S/[kata yang ingin kita replace]/[kata penggantinya]/g. untuk menghapusnya dengan perintah $S/[kata yang ingin kita replace]//g.

TUGAS  MODUL 1
a.      $   date ,                      : Melihat tanggal saat ini
      $   cal –y                     : Melihat kalender
      $   uname –a               :  Melihat identitas mesin
      $    Is                           : Menampilkan current working direktori
      $   Is  - I                      : Menampilkan semua file
      $  Is/                            :Menampilkan isis diorektori root
1.      /var : digunakan untuk Direktori variable, artinya tempat untuk penyimpanan log                                                hasil, output  program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor   perkembangannya.
2.      /mnt : digunakan untuk mounting sistem file.
3.      $ ls -l : melihat isi suatu directory
4.      $ pwd : melihat user yang aktif
      5.   $ adduser Adi : berarti menambah user atau pengguna yang bernama Adi
TUGAS Modul 2


1.      Menjelaskan secara detail,perintah-petintah yang telah di jalankan dan contoh- contoh nya kedalam laporan
2.      Carilah perintah-perintah dalam editor vi yang lain dan jelaskan fungsi

1.   Perintah-perintah yang telah di jalankan
1. $ mkdir workdir = kita membuat suatu direktori kerja baru.
Lalu dengan perintah : $ cd workdir
$ vi latihan.txt artinya kita membuat file baru bernama latihan.txt yang akan kita ketik apa saja sesuai keinginan kita.
Pada mode editing kita bisa memasukan perintah-perintah saperti “i” digunakan untuk menulis text pada editor vi, “wq” digunakan untuk menyimpan perubahan yang telah kita lakukan, “q!” mengabaikan semua perubahan yang telah kita lakukan, artinya walaupun kita melakukan perubahan pada mode editing tidak akan terjadi perubahan.
$ cat latihan.txt = digunakan untuk menampilkan text yang telah kita buat pada editor vi tersebut.
:1, $s/sistem/system/g = berarti kita telah mengganti kata “sistem” menjadi “system”.
:1, $s/operasi/ /g = berarti kita telah menghapus kata operasi dengan memberikan string kosong pada kata yang akan dihapus tersebut.

2.   Perintah dalam editor vi
Perintyah-perintah dalam editor vi adalah dan fungsi nya
2. pada mode editing kita ketikan
1. “10”        artinya kita akan menghapus 10 karakter dari awal baris.
2. “j”          digunakan untuk menggabungkan baris aktual dan baris berikutnya.
3. “/sistem” berarti kita melakukan pencarian kata sistem.
5. “:4”        artinya kita menuju baris ke 4.
 KESIMPULAN


Linuk termasuk sistem operasi yang menjalankan suatu program untuk memprogram suatu sistem. Linux mempunyai nama login atau user account yang sebelumnya harus di daftarkan pada administrator dan juga di batasi pengguna huruf yang maksimumya delapan karakter memakai huruf kecil
       Jadi editor vi ialah program yang di jalankan oleh linux. Mengolah suatu data yang di jalankan oleh Editor , Yang  rosesnya  yaitu Kita harus menyuting sebuah layar yang caranya dengan menggerak kursor yang akan kita buat. 

LISTING

            Terlampir ,,,,,,,,,,,,,,,,


















basis data 3 akakom


LAPORAN PRAKTIKUM
SISTEM BASIS DATA
PERTEMUAN KE 3



Disusun Oleh :
Agant Zandria
105410212

LABORATORIUM TERPADU
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AKAKOM
YOGYAKARTA
2010








Pertemuan ke-3
PEMODELAN ER-ENTITY RELATIONSHIP (2)

                I.            PENDAHULUAN
a.         Tujuan
Mahasiswa dapat memahami tentang cara merancang sistem basis data secara konseptual mengunakan model data ER dalam bentuk ERD (Entenity Relationship Diagram).
b.      Teori singkat
Terdapat 2 macam verian yang menyatakan himpunan entitas, yaitu :
1. Himpunan entitas kuat / bebas ( strong entity sets ).himpunan entitas ini tidak memiliki ketergantungan pada eksisentesinya dalam sebuah relasi terhadap entitas kuas ( strong entity ) .
2. Himpunan entitas lemah ( weak entity set ).berisis entitas - entitas yang kemunculanya tergantung pada eksitensinya dalam sebuah relasi terhadap entitas kuas (strong entity )biasanya tidak memiliki digambarkan dengan empety atribut sebagai key persegi panjang bertumpuk.
Contoh , entitas anak tergantung pada entitas dosen .
Partisipasi suatu entitas terhadap dua tipe yakni :
- Partisipasi total , dimana keberadaan entitas tersebut tergantung pada hubunganya
dengan entitas lain .
- Partisipasi parsial,dimana entitas tersebit tidak tergantung dengan hubungan entitas lain.
Aturan transformasi diagramER /EER ke model relasional
1.      Transformasi entitas kuat
Untuk setiap entitas kuat pada diagram ER dibuatkan suatu relasi yang memuat semua atribut tunggal dari entitas tersebut. Sedangkan untuk atribut komposit hanya dimuat komponen atribut saja.
2.      Transformasi bernilai banyak
Setiap entitas yang mempunyai atribut bernilai banyak di buat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama dari relasi asal dengan atribut bernilai banyak.
3.      Transformasi entitas lemah
Setiap entitas lemah dibuat relasi yang memuat semua atribut tunggal pada entitas tersebut dimana kunci utamanya adalah gabungan dari kunci parsial dan kunci utama dari induknya.
4.      Transformasi relasionship berderajat satu 1:N
Untuk setiap relasionship berderajat satu dengan kardinalitas satu ke banyak pada suatu entitas, maka pada relasi yang mempresentasikan entitas tersebut perlu ditambah kunci asing yang berefrensi ke kunci utama dari relasi itu sendiri.
5.      Transformasi relasionship berderajat satu M:N
Setiap relasionship berderajat satu dengan kardinalitas banyak ke banyak pada suatu entitas, maka perlu dibuat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama relasi asal dan kunci utama relasi itu sendiri yang diberi nama lain.
6.      Transformasi relasionship berderajat dua 1:1 dan partisipasi total
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan salah satu berpartisipasi secara total, maka pada relasi yang berpartisipasi total mempunyai kunci asing yang berasal dari kunci utama relasi yang berpartisipasi sebagian
7.      Transformasi relasionship berderajat dua 1:1 dan salah satunya berpartisipasi total
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan salah satu berpartisipasi secara total, maka pada relasi yang berpartisipasi total mempunyai kunci asing yang berasal dari kunci utama relasi yang berpartisipasi sebagian
8.      Transformasi relasionship berderajat dua 1:1 dan keduanya berpartisipasi parsial
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan kedua-duanya berpartisipasi secara parsial, maka perlu dibuat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama kedua relasi
9.      Transformasi relasionship berderajat dua 1:N dan sisi N berpartisipasi total
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke banyak dan pada entitas yang mempunyai kerdinalitas N berpartisipasi secara total, maka pada relasi bersisi N dimasukkan kunci asing yang berasal dari kunci utama relasi berisi 1.
10.  Transformasi relasionship berderajat dua 1:N dan sisi N berpartisipasi parsial
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke banyak dan pada entitas yang mempunyai kardinalitas N berpartisipasi secara parsial, maka perlu dibuat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama kedua relasi.
11.  Transformasi relasionship berderajat dua M:N
Untuk setiap relasionship berderajat dua dengan kardinalitas banyak ke banyak, maka perlu di buat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci kedua relasi
12.  Transformasi relasionship berderajat tiga
Untuk setiap relasionship berderajat tiga, dibuat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama ketiga relasi.
13.  Transformasi spesialisasi dan generalisasi
Ada 3 cara, yaitu :
·         Untuk superclass dan setiap subclass dibuat relasi sendiri, dimana pada masing-masing subclass ditambahkan kunci utama dari superclass.
·         Setiap suclass dibuat relasi tersendiri dimana pada masing-masing subclass ditambahkan semua atribut dari superclass. Kunci utama relasi adalah kunci utama dari superclaas
·         Untuk superclass yang dispesialisasi dengan disjoint, ditraformasikan dengan membuat satu relasi tunggal yang memuat semua atribut dari superclass maupun subclass. Kunci utama relasi adalah kunci utama dari superclass


                II.         PELAKSANAAN PRAKTIKUM
a.       Membuat ERD dari kasus proyek pada departemen


Primary key untuk masing – masing entiti tersebut diatas adalah sebagai berikut :
·         Entiti pegawai = nim, karena pasti unik, tidak mungkin nim : pgw0001 misalkan
             dipakai oleh lebih dari 2 orang pegawai.
·         Entiti divisi = kode, karena pasti unik, tidak mungkin kode divisi : div001
             misalkan dipakai oleh lebih dari 2 divisi.
·         _Entiti proyek = nid, karena pasti unik, tidak mungkin kode : prk0001 misalkan dipakai oleh lebih dari 2 proyek.
·         Entiti anggota = nip dan kode ( dimana kedua atribut tersebut adalah sebagai
             foreign key jadi dua atribut tersebut bisa dijadikan primary key pada entiti
             anggota, karena tidak ada satu atribut yang menyatakan unik pada entiti tersebut.
·         Entiti punya = kode ( dimana atribut tersebut adalah sebagai
             foreign key jadi atribut tersebut bisa dijadikan primary key pada entiti anggota,
                             karena tidak ada satu atribut yang menyatakan unik pada entiti tersebut.







             III.         LATIHAN
Membuat ERD dan untuk sistem informasi sederhana untuk transaksi peminjaman buku perpustakaan.




Primary key untuk masing – masing entiti tersebut diatas adalah sebagai berikut :
·         Entiti peminjam = nim, karena pasti unik, tidak mungkin nim : pjm0001 misalkan
             dipakai oleh lebih dari 2 orang peminjam.
·         Entiti perpus = kode, karena pasti unik, tidak mungkin kode perpus : perpus001
             misalkan dipakai oleh lebih dari 2 perpus.
·         Entiti buku = kode, karena pasti unik, tidak mungkin kode buku: bk0001 misalkan dipakai oleh lebih dari 2 buku.
·         Entiti anggota = nim dan kode ( dimana kedua atribut tersebut adalah sebagai
             foreign key jadi dua atribut tersebut bisa dijadikan primary key pada entiti
             anggota, karena tidak ada satu atribut yang menyatakan unik pada entiti tersebut.
·         Entiti punya = kode ( dimana atribut tersebut adalah sebagai
             foreign key jadi atribut tersebut bisa dijadikan primary key pada entiti anggota,
                             karena tidak ada satu atribut yang menyatakan unik pada entiti tersebut.









             IV.         TUGAS
Membuat ERD untuk sistem informasi sederhana penjualan produk secara online.


alamat_web
memiliki
web
Id_web
Nama_web
monitoring
produk
Id_pro
Harga_pro
Nama_pro
konsumen
Almt_konsmm
Id_konsm
Nama_konsm
jenis_web
memiliki
pendesain
Nama_pds
Alamat_pds
Id_pds
KON.TTETAP
KON.TETAP
jmlh
Tgl_pmbuatan
 































                V.         KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas tersebut kita simpulkan bahwa himpunan entitas tidak memiliki tergantungan dengan himpunan lain, dan juga setiap atribut mempunyai nilai yang banyak dibuat realsi baru dimana kunci utamanya gabungan dari relasi asal tersebut.

             VI.         LISTING